Tuhan . . .
Aku rabun filsafat cinta
Telaga religius pun aku tersamar
Hanya mantra penuh makna
Pelipur lara dalam asa tak berpijar
Dalam keheningan penuh kerinduan
Kusemai mantra berhias kemenyan
Mengawal Kun menghembus Fayakun
Kurapal bertalun pada hampa dirgantara
Kurebut mentari dari semesta Ilahi
Kutanam rembulan dalam bahtera diri
Kulebur raga di atas singgasana Rabbi
Hingga kilau meronta tiada menepi
Wahai Pemilik Sukma
Bila sapamu tak mampu menyela
Hasratmu sirna terluntai elok rupa
Datanglah engkau sang pemilik raga
Menyatu dalam lirih senja berasa







0 Comments:
Posting Komentar